manfaat tanaman alpukat

                                                 MANFAAT TANAMAN ALPUKAT

PERTANYAAN DARI EKO PRASETYO UNTUK MAKALAH DWIMA ZULPA MAULANA

1.Tanah yang cocok bagi tanaman alpukat itu apa?

2.Apa manfaat lain dari alpukat yang telah anda jelaskan?

3.Maksud dari lemak takjemu dalam tanaman alpukat itu apa?

4.Bagaimana penanaman alpukat dengan baik?

5.Apa hama pada tanaman alpukat?

 

JAWABAN

1. Berdasarkan sifat ekologis, tanaman alpukat terdiri dari 3 tipe keturunan/ras, yaitu:.

– Ras Meksiko

Berasal dari dataran tinggi Meksiko dan Equador beriklim semi tropis dengan ketinggian antara 2.400-2.800 m dpl. Ras ini mempunyai daun dan buahnya yang
berbau adas. Masa berbunga sampai buah bisa dipanen lebih kurang 6 bulan. Buah kecil dengan berat 100-225 gram, bentuk jorong (oval), bertangkai pendek,
kulitnya tipis dan licin. Biji besar memenuhi rongga buah. Daging buah mempunyai kandungan minyak/lemak yang paling tinggi. Ras ini tahan terhadap suhu dingin.

– Ras Guatemala

Berasal dari dataran tinggi Amerika Tengah beriklim sub tropis dengan ketinggian sekitar 800-2.400 m dpl. Ras ini kurang tahan terhadap suhu dingin (toleransi
sampai -4,5 derajat C). Daunnya tidak berbau adas. Buah mempunyai ukuran yang cukup besar, berat berkisar antara 200-2.300 gram, kulit buah tebal, keras,
mudah rusak dan kasar (berbintil-bintil). Masak buah antara 9-12 bulan sesudah berbunga. Bijinya relatif berukuran kecil dan menempel erat dalam rongga, dengan kulit biji yang melekat. Daging buah mempunyai kandungan minyak yang sedang.

– Ras Hindia Barat

Berasal dari dataran rendah Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang beriklim tropis, dengan ketinggian di bawah 800 m dpl. Varietas ini sangat peka terhadap suhu rendah, dengan toleransi sampai minus 2 derajat C. Daunnya tidak berbau adas, warna daunnya lebih terang dibandingkan dengan kedua ras yang lain. Buahnya berukuran besar dengan berat antara 400-2.300 gram, tangkai pendek, kulit buah licin agak liat dan tebal. Buah masak 6-9 bulan sesudah berbunga. Biji besar dan sering lepas di dalam rongga, keping biji kasar. Kandungan minyak dan daging buahnya paling rendah. (http://www.iptek.net.id/ind/warintek/?mnu=6&ttg=2&doc=2a1)

2.Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan

Mencegah resiko penyakit strokeKandungan Asam Folat dalam Buah Avokad ini berpotensi mencegah resiko penyakit stroke. Caranya cukup dengan makan satu buah alpukat dalam sehari secara rutin.

Menangkal radikal bebasKandungan Vitamin E, C atupun flavonoid akan menagkal radikal bebas. Sedangkan radikal bebas adlah penyebab utama timbulnya penyakt kanker. Konsumsi saja setip hari.

Menjaga kesehatan mataKandungan vitamin A dalam buah alpukat  berperan dalam melindungi mata dari degenerasi katarak dan makula.

Menjaga kesehatan jantungKandungan asam folat yang tinggi akan menjaga kesehatan jantung. Satu gelas alpukat mengandung sekitar 23% dari total asam folat yang dibutuhkan tubuh. 

Penyembuh Sakit MaagKalau terkan sakit maag ringan makan sari biji buah alpukat. Karena buah ini bisa mengoabati penyakit maag yang menyerang anda.

 

Mencegah kanker prostat

Senyawa yang terkandung dalam buah alpukat dapat mencari sel kanker yang baru timbul dan kemudian menghancurkannya tanpa merusak sel-sel kesehatan lainnya.

Membantu Turunkan Kolesterol
Kandungan beta-sitosterol yang cukup tinggi, senyawa ini telah terbukti ampuh menurunkan kadar kolesterol. 

Manfaat Buah Alpukat utnuk kecantikan

Untuk mata yang bengkak. 

Caranya Ambil alpukat, kemudian potong menjadi beberapa bagian kecil berbentuk bulan sabit. Kemudian, sambil berbaring, tempatkan beberapa potong di bagian bawah mata, dan diamkan selama 20 menit. lalu bilas dengan air bersih.

 

Untuk Masker wajah 

Caranya Potong alpukat menjadi dua bagian. Kemudian blender 1/2 bagian, tambahkan madu sebanyak 1/4 cangkir. Ratakan pada wajah. Biarkan selama 15 menit, kemudian bersihkan dengan air hangat. Cara ini sangat cocok untuk kulit kering

 

Rambut lembut dan bersinar. 

Caranya Campurkan sepotong alpukat (1/2 rambut pendek), sebutir kuning telur, 1/2 sendok teh minyak zaitun. Ratakan pada rambut dan biarkan selama 30 menit atau lebih. Kemudian bersihkan dengan shampo dan conditioner seperti biasa.

Tangan halus dan lembut. 

Caranya Campurkan 1/4 bagian dari alpukat dengan 1 butir putih telur, 2 sendok makan outmeal, dan satu sendok makan lemon joice. Campurkan lalu ratakan pada tangan. Diamkan selama 20 menit, kemudian bersihkan dengan air hangat dan keringkan.

 

Kalau kita ingin manfaat buah alpukat yang maksimal sesering mungkin kita mengkonsumsi buah alpukat. Bisa anda buat Jus alpukat yang manis, jika anda bosan mengkonsumsinya langsung.

Tapi bagi yang malas atau ribet untuk membuat jus alpukat, anda bisa beli jus alpukat di warung atau restoran terkenal. Selain itu, Anda juga bisa membaca artikel tentang manfaat minyak zaitun. Semoga manfaat buah alpukat diatas bisa bermanfaat.

(http://e-lifestylenews.blogspot.com/2012/10/manfaat-buah-alpukat-untuk-kesehatan_2.html)

Image

3. Lemak Tidak Jenuh, merupakan lemak baik yang kandungan kolesterol LDL (Low  Density Lipoprotein)-nya lebih sedikit dibandingkan yang terdapat dalam lemak jenuh. Menurut para ahli, jenis ini dapat meningkatkan antibodi pada tubuh, menurunkan kolesterol HDL, dan menurunkan risiko serangan jantung. Sedangkan lemak  jenuh dan lemak trans, banyak membawa kolesterol HDL dalam darah yang mengakibatkan plak menempel pada saluran pembuluh  darah, hingga mengganggu system peredaran darah dan suplai oksigen dalam tubuh. Nah, yang sifatnya mengentalkan darah ini adalah trigliserida. Trigliserida merupakan lemak dalam darah, yang merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang  mengandung lemak dan kolesterol, yang telah dikonsumsi dan masuk ke tubuh serta juga dibentuk di hati. Dalam jumlah yang normal (tidak lebih dari 150 mg/dl), ia berfungsi sebagai partikel yang mengangkat lemak dalam tubuh. Ketika berlebih, otomatis menghambat kelancaran peredaran darah, karena bersifat viskositas (kental) itu tadi. Akibatnya, kita akan merasa kaku di daerah leher atau jari-jari tangan. Efek jangka panjangnya, menimbulkan penyakit jantung, diabetes dan ginjal.

 

(http://alifauzan.web.id/lemak-tidak-jenuh.html)

4. Perbanyakan tanaman: Tanaman diperbanyak dengan okulasi atau sambung pucuk. Bibit dapat disambung pada umur 1-8 bulan. Perbanyakan dengan biji hanya untuk batang bawah. Budi daya tanaman: Bibit okulasi (sambungan) ditanam pada jarak 12 m x 12 m. Ukuran lubang tanam 60 cm x 60 cm x 40 cm. Pupuk kandang yang diberikan 30 kg/lubang. Pupuk buatan berupa campuran 25-1000 g urea, 25-1000 g TSP, dan 25-800 g KCl per pohon diberikan tiga bulan sekali. Dosis pemberian pupuk meningkat sesuai dengan umur tanaman. Sebaiknya dalam satu areal ditanam dua tipe alpukat. Sekurangkurangnya 5-10% dari jumlah bibit yang ditanam berasal dari tipe lain sebagai sumber tepung sari (pejantan). Untuk memudahkan perawatan, dianjurkan penanaman dilakukan menjelang musim hujan

(http://ayobertani.wordpress.com/2009/05/20/budidaya-alpukat-ijo-panjang/)

 

5.HAMA TANAMAN ALPUKAT :

1) Ulat kipat (Cricula trisfenestrata Helf)

Ciri: Panjang tubuh 6 cm, berwarna hitam bercak-bercak putih dan dipenuhi rambut putih. Kepala dan ekor berwarna merah menyala.

Gejala: Daun-daun tidak utuh dan terdapat bekas gigitan. Pada serangan yang hebat, daun habis sama sekali tetapi tanaman tidak akan mati, dan terlihat kepompong bergelantungan.

Pengendalian: Menggunakan insektisida yang mengandung bahan aktif monokrotofos atau Sipermetein, misal Cymbush 50 EC dengan dosis 1-3 cc/liter
atau Azodrin 15 WSC dengan dosis 2-3 cc/liter.

2) Ulat kupu-kupu gajah (Attacus atlas L.)

Ciri: Sayap kupu-kupu dapat mencapai ukuran 25 cm dengan warna coklat kemerahan dan segitiga tansparan. Ulat berwarna hijau tertutup tepung putih,
panjang 15 cm dan mempunyai duri yang berdaging. Pupa terdapat di dalam kepompong yang berwarna coklat.

Gejala: Sama dengan gejala serangan ulat kipat, tetapi kepompong tidak bergelantungan melainkan terdapat di antara daun.

Pengendalian: Sama dengan pemberantasan ulat kipat.

3) Aphis gossypii Glov/A. Cucumeris, A. cucurbitii/Aphis kapas.

Ciri: Warna tubuh hijau tua sampai hitam atau kunig coklat. Hama ini mengeluarkan embun madu yang biasanya ditumbuhi cendawan jelaga sehingga daun menjadi hitam dan semut berdatangan.

Gejala: Pertumbuhan tanaman terganggu. Pada serangan yang hebat tanaman akan kerdil dan terpilin.

Pengendalian: Disemprot dengan insektisida berbahan aktif asefat/dimetoat, misalnya Orthene 75 SP dengan dosis 0,5-0,8 gram/liter atau Roxion 2 cc/liter.

4) Kutu dompolan putih (Pseudococcus citri Risso)/Planococcus citri Risso

Ciri: Bentuk tubuh elips, berwarna coklat kekuningan sampai merah oranye, tertutup tepung putih, ukuran tubuh 3 mm, mempunyai tonjolan di tepi tubuh dengan jumlah 14-18 pasang dan yang terpanjang di bagian pantatnya.

Gejala: Pertumbuhan tanaman terhambat dan kurus. Tunas muda, daun, batang, tangkai bunga, tangkai buah, dan buah yang terserang akan terlihat pucat, tertutup massa berwarna putih, dan lama kelamaan kering.

Pengendalian: Disemprot dengan insektisida yang mengandung bahan aktif formotion, monokrotofos, dimetoat, atau karbaril. Misalnya anthion 30 EC dosis 1-1,5 liter/ha, Sevin 85 S dosis 0,2% dari konsentrasi fomula.

5) Tungau merah (Tetranychus cinnabarinus Boisd)

Ciri: Tubuh tungau betina berwarna merah tua/merah kecoklatan, sedangkan tungau jantan hijau kekuningan/kemerahan. Terdapat beberapa bercak hitam, kaki
dan bagian mulut putih, ukuran tubuh 0,5 mm.

Gejala: Permukaan daun berbintik-bintik kuning yang kemudian akan berubah menjadi merah tua seperti karat. Di bawah permukaan daun tampak anyaman benang yang halus. Serangan yang hebat dapat menyebabkan daun menjadi layu dan rontok.

Pengendalian: Disemprot dengan akarisida Kelthan MF yang mengandung bahan aktif dikofoldan, dengan dosis 0,6-1 liter/ha.

7.2. Hama pada Buah

1) Lalat buah Dacus (Dacus dorsalis Hend.)

Ciri: Ukuran tubuh 6 – 8 mm dengan bentangan sayap 5 – 7 mm. Bagian dada berwarna coklat tua bercak kuning/putih dan bagian perut coklat muda dengan
pita coklat tua. Stadium larva berwarna putih pada saat masih muda dan kekuningan setelah dewasa, panjang tubuhnya 1 cm.

Gejala: Terlihat bintik hitam/bejolan pada permukaan buah, yang merupakan tusukan hama sekaligus tempat untuk meletakkan telur. Bagian dalam buah berlubang dan busuk karena dimakan larva.

Pengendalian: Dengan umpan minyak citronella/umpan protein malation akan mematikan lalat yang memakannya. Penyemprotan insektisida dapat dilakukan antara lain dengan Hostathion 40 EC yang berbahan aktif triazofos dosis 2 cc/liter dan tindakan yang paling baik adalah memusnahkan semua buah yang terserang atau membalik tanah agar larva terkena sinar matahari dan mati.

2) Codot (Cynopterus sp)

Ciri: Tubuh seperti kelelawar tetapi ukurannya lebih kecil menyerang buah-buahan pada malam hari.

Gejala: Terdapat bagian buah yang berlubang bekas gigitan. Buah yang terserang hanya yang telah tua, dan bagian yang dimakan adalah daging buahnya saja.

Pengendalian: Menangkap codot menggunakan jala/menakut-nakutinya menggunakan kincir angin yang diberi peluit sehingga dapat menimbulkan suara.

7.3. Hama pada Cabang/Ranting

1) Kumbang bubuk cabang (Xyleborus coffeae Wurth / Xylosandrus morigerus Bldf).

Ciri: Kumbang yang lebih menyukai tanaman kopi ini berwarna coklat tua dan berukuran 1,5 mm. Larvanya berwarna putih dan panjangnya 2 mm.

Gejala: Terdapat lubang yang menyerupai terowongan pada cabang atau ranting. Terowongan itu dapat semakin besar sehingga makanan tidak dapat tersalurakan ke daun, kemudian daun menjadi layu dan akhirnya cabang atau ranting tersebut mati.

Pengendalian: Cabang/ranting yang terserang dipangkas dan dibakar. Dapat juga disemprot insektisida berbahan aktif asefat atau diazinon yang
terkandung dalam Orthene 75 SP dengan dosis pemberian 0,5-0,8 gram/liter dan Diazinon 60 EC dosis 1-2 cc/liter.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s