BUDIDAYA TANAMAN TEBU

                                    BUDIDAYA TANAMAN TEBU
          ,PERTANYAAN DARI M.NUR FITRIYANTO DARI MATERI JONI

1.Apakah tanaman Tebu baik ditanam di segala iklim? Jelaskan mengapa?

2.Dari presentase tersebut bagaimana cara untuk membasmi dari berbagai hama dan penyakit tersebut?

3.Kenapa ide tersebut anda pilih?

4.Pupuk apa yang baik untuk menanam tebu di iklim di Indonesia

5.Apa saja kegunaan lain dari tanaman Tebu?

 

JAWABAN

  1.Sebenarnya daya adaptasi tanaman ini terhadap iklim cukup luas,tanaman tebu dapat tumbuh baikdi daerah yang beriklim panas (tropis) dan iklim sedang (subtropics) yang terletak antara 39 -40 derajat lintang utara dan 35 – 38 derajat lintang selatan.Pada Umumnya pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tebu ini dapat baik di daerah Tropis,berikut ini kriteria  iklim yang dikehendaki tanaman tebu :

a)    Hujan yang merata diperlukan setelah tanaman berumur 8 bulan dan kebutuhan ini berkurang sampai menjelang panen

b)   Tanaman tumbuh baik pada daerah beriklim panas dan lembab.

c)    Kelembaban yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini > 70%Suhu udara berkisar antara        28-34 derajat C.Image

2 Berikut ini adalah jenis hama penyakit dan pengendaliannya :

     Hama dan Penyakit

Hama Penggerek batang bergaris (Proceras cacchariphagus), penggerek batang berkilat (Chilitrae auricilia), penggerek batang abu-abu (Eucosma schismacaena), penggerek batang kuning (Chilotraea infuscatella), penggerek batang jambon (Sesmia inferens)

Gejala: daun yang terbuka mengalami khlorosis pada bagian pangkalnya; pada serangan hebat, bentuk daun berubah, terdapat titik-titik atau garis-garis berwarna merah di pangkal daun; sebagian daun tidak dapat tumbuh lagi; kadang-kadang batang menjadi busuk dan berbau tidak enak.Pengendalian: dengan suntikan insektisida Furadan 3G (0,5 kg/ha) pada waktu tanaman berumur 3-5 bulan. Suntikan dilakukan jika terdapat 400 tanaman terserang dalam 1 hektar.

Tikus Pengendalian: dengan gropyokan secara bersama atau pengemposan belerang pada lubang yang dihuni tikus. Penyakit :

a)    Pokkahbung Penyebab: Gibbrela moniliformis. Bagian yang diserang adalah daun, pada stadium lanjut dapat menyerang batang. Gejala: terdapat noda merah pada bintik khlorosis di helai daun, lubang-lubang yang tersebar di daun, sehingga daun dapat robek, daun tidak membuka (cacat bentuk), garis-garis merah tua di batang, ruas membengkak. Pengendalian: memakai bibit resisten, insektisida Bulur Bordeaux 1% dan pengembusan tepung kapur tembaga.

b)    Dongkelan Penyebab: jamur Marasnius sach-hari Bagian yang diserang adalah jaringan tanaman sebelah dalam dan bibit di dederan/persemaian. Gejala: tanaman tua dalam rumpun mati tiba-tiba, daun tua mengering, kemudian daun muda, warna daun menjadi hijau kekuningan dan terdapat lapisan jamur seperti kertas di sekeliling batang. Pengendalian: tanah dijaga agar tetap kering.

c)    Noda kuning Penyebab: jamur Cercospora kopkei . Bagian yang diserang daun dan bagian-bagaian dengan kelembaban tinggi. Gejala: noda kuning pucat pada daun muda yang berubah menjadi kuning terang. Timbul noda berwarna merah darah tidak teratur; bagian bawah tertutup lapisan puiih kotor. Helai daun mati berwarna agak kehitaman. Pengendalian: adalah dengan memangkas dan membakar daun yang terserang. Kemudian menyemprot dengan tepung belerang ditambah kalium permanganat.

d)   Penyakit nanas Penyebab: adalah jamur Ceratocytis paradoxa. Bagian yang diserang adalah bibit yang telah dipotong. Gejala: warna merah bercampur hitam pada tempat potongan, bau seperti buah nanas. Pengendalian: luka potongan diberi ter atau desinfeksi dengan 0,25% fenylraksa asetat.

e)    Noda cincin Bagian yang diserang daun, lebih banyak di daerah lembab daripada daerah kering. Penyebab: jamur Heptosphaeria sacchari, Helmintosporium sachhari, Phyllsticta saghina. Gejala: noda hijau tua di bawah helai daun, bagian tengah noda menjadi coklat; pada serangan lanjut, warna coklat menjadi jernih, daun kering. Pengendalian: mencabut tanaman sakit dan membakarnya.

f)    Busuk bibit Bagian yang diserang adalah bibit dengan gejala tanaman kekuningan dan layu. Penyebab: bakteri. Gejala: bibit yang baru ditanam busuk dan buku berwarna abu-abu sampai hitam. Pengendalian: menanam bibit sehat, perbaikan sistim pembuangan air yang baik, serta tanah dijaga tetap kering.

g)   Blendok Bagian yang diserang adalah daun tanaman muda berumur 1,5-2 bulan pada musim kemarau.Penyebab: Xanthomonas albilicans. Gejala: terdapat pada khlorosis pada daun; pada serangan hebat seluruh daun bergaris hijau dan putih; titik tumbah dan tunas berwarna merah. Pengendalian: Menanam bibit resisten (2878 POY, 3016 POY), Lakukan desinfeksi para pemotong bibit, merendam bibit dalam air panas 52,5oC dan lonjoran bibit dijemur 1-2 hari.

h)   Virus mozaik Penyebab: Virus. Pengendalian: menjauhkan tanaman inang, bibit yang sakit dicabut dan dibakar.

( http://pertanianfery.wordpress.com/2012/04/05/teknik-budidaya-tanaman-tebu/)

Jenis tanah

ZA

(KU/ha)

TSP

(ku/ha)

KCL

(KU/ha)

Alluvial

Grumosol

Mediteran

Regosol

Latosol

5-6

7-8

7-8

6-7

6-7

0-2

2-3

1-3

1-2

1-3

0-2

1-3

1-2

1-2

1-3

Image
3.Ide ini dipilih agar masyarakat umum atau mahasiswa pertanian dapat mengetahui teknik budidaya sebuah komoditi tanaman tebu ini,dan mampu mengaplikasikannya ke dalam dunia bisnis

4 Pupuk yang baik buat tanaman tebu

 

Jenis pupuk   : ZA, TSP, KCL.

Dosis pupuk/jenis pupuk  :

 

 

–          

–          

 

 

 

 

Waktu Pemupukan  :

  Pupuk I

 

 

 

  Pupuk II

 

 

:

 

 

 

:

1 s/d 7 hari setelah tanam  ;

TSP   :  100 % dosis  ;

ZA     :   30 % s/d 70 % dosis  ;

 

1 bulan setelah pupuk 1  ;

ZA      :  30 % s/d 70 % (sisanya)

KCL    :  100 % dosis  ;

 

 

 

 

 

-Pemupukan dengan ditegal/lencog dan ditutup tanah. 

 

5.kegunaan atau manfaat tanaman Tebu adalah sebagai berikut :

  • Ada beberapa manfaat tebu diantaranya gigunakan untuk dikomsumsi langsung dengan cara dibuat jus, dibuat menjadi tetes rum dan dibuat menjadi ethanol yang nantinya digunakan sebagai bahan bakar. Limbah hasil produksi dari tebu bisa dimanfaatkan menjadi listrik.
  • Ekstrak sari tebu yang ditambah jeruk nipis dan garam biasa di komsumsi di India itu dimaksudkan untuk memberika kekuatan gigi dan gusi
  • Air tebu dapat dimanfaatkan sebagai penyembuh sakit tenggorokan dan mencegak sakit Flu serta bisa menjaga badan kita sehat. Air tebu ini bisa dimanfaatkan oleh penderita diabetes dimanfaatkan sebagai pemanis karena kadar gula yang rendah. Karena tebu bersifat alkali sehingga dapat membantu melawan kanker payudara dan prostat.
  • Mengkomsumsi air tebu secara teraktur dapat menjaga metabolisme tubuh kita dari kekurangan cairan karena banyak kegiatan yang sudah dilakukan sehingga dapat terhindar dari stroke. Dengan banyaknya kandungan karbonhidrat sehingga dapat menambah kekuatan jantung, mata, ginjal dan otak. Membantu dalam pengobatan penyakit kuning karena memberikan kekuatan untuk hati yang menjadi lemah selama penyakit kuning. Membantu dalam menjaga aliran air kencing yang jelas dan juga membantu ginjal untuk menjalankan fungsi mereka dengan baik.(http://apihyayan.blogspot.com/2009/10/manfaat-tebu-sacharum-officinarum.html)
  • Image

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: