lebih ga pilih kedua-duanya

Selamat sore gais,gue mau nulis artikel nih,ada orang yang bilang lebih sakit hati dari pada sakit gigi ataupun lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati ini,itu sih tergantung persepsi masing-masing orang dan yang jelas itu ada untung dan ada ruginya
Saat ada orang yang bilang lebih baik sakit Hati dari sakit gigi,jelas banget nih tipikal orang ini mudah banget obati hatinya dibandingkan giginya sendiri dan cenderung cuek-cuek bebek,menang sih sakit gigi itu buat orang serba tempramental alias emosional karena rasanya itu…. Sakit nyut-nyut gitu tapi dari pada sakit gigi ya mendingan sakit hati trus move on deh
Nah kalau ada yang bilang lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati itu berarti orang-orang yang gini tipikal orang yang positif thinking dan setia,kenapa karena dia pikir bahwa orang yang sakit gigi itu mudah banget diobati dan sebentar rasa sakitnya namun bila saat mengalami sakit hati dia bakal sulit tuk pindah ke lain hati alias setia banget
Nah gue bukan tipikal kedua-duanya karena apa bagi gue lebih baik ga milik dari pada memilih salah satu pilihan bakal nyakitin,iya sih memang hidup itu untuk memilih namun ada saatnya kita memilih untuk tidak memilih pilihan tersebut,intinya dalam memilih harus dipikir-pikir dulu walaupun resiko itu harus diambil dan jangan pula gegabah,oke?? Selamat sore,Tuhan memberkati 🙂

Advertisements

gengsi sih tapi….

  Topik buat sore ini agak sedikit gimana sih tapi ya udah lah jalani aja,gini loh gengsi itu manusiawi dan kasetnya dialami sama setiap orang dan mungkin ada yang tidak karena dia tipikal orang yang antimainstream banget dan orang sering ngatain bagi orang yang gengsian,jaim lah,cupu lah dan masih banyak kata-kata yang berkonotasi negatif
 Orang terdekat kita adalah orang yang paling tahu tentang kita selain karena sedarah atau sekeluarga namun saat orang yang gengsian itu terlihat dari cara dia bersikap ataupun berbicara
  Gengsi itu ga selamanya sih salah tapi harus pintar-pintar banget tuk tahu kondisi,kalau dalam percintaan kayaknya sampingkan dulu deh yang namanya gengsi selain lu bakalan sulit dapatin dia
 Seperti yang gue alami sore ini,saat gue ngawani Kaka gue dalam kondangan,Ia kondangan tapi bukan Kaka gue tapi kawannya yang punya hajatan,Dan gue sih kalau masalah gengsi kayaknya ada waktunya gue gengsi tapi tuk masalh tampilan gue cenderung cuek dan apa adanya dan gue senang seperti itu,nah masalahnya itu kebanyakan orang yang pergi ke kondangan itu pasti all out banget dari atas hingga ujung kaki
 Seperti yang gue ceritain tadi,gue kayaknya butuh rasa gengsi ini dan gue lupa pake rasa  gengsi itu,tampilan gue yang rumahan banget justru malah memancing tatapan mata para pengunjung,tapi karena gue sudah terlanjur ya udah deh gue pede aja dan sampe berjalan ke mobil dan gue baru Sadar tampilan gue itu rada-rada gitu haha,tapi ya udah lah yang berlalu biarlah berlalu 
  Intinya gini gengsi itu boleh tapi ada waktu dan tempatnya selain lu harus nahan malu anggap saja lu bintangnya dan Enjoy aja hehe
Selamat hari Minggu gais,jagain nih pacar lo jangan kemakan gengsi :). Continue reading

lupa atau lolo

Hari ini gue akan ceritakan apa yang gue alami sih,tepatnya hari ini tanggal 24 Agustus saat stasiun swasta heboh dengan acaranya,pagi-pagi gue harus beribadah ke rumah Tuhan,tampilan gue udah klimis banget,gue jalan kaki sih pergi ke rumah Tuhan,bukan karena gue mengusung program go green namun memang rumah gue dekat dengan rumah Tuhan,akan tetapi saat melewati jalan sepatu gue berlumur tanah yang habis disirami air hujan tadi malam
Ibadah pun dimulai dan seperti biasa gue matikan handphone agar gue bisa khusuk beribadah,hari Minggu itu hari yang paling gue tunggu banget,karena sukacita itu terasa banget,ibadah pun berjalan tentram banget,dan nyambung ke title artikel ini pasti manusia itu pernah menjadi orang pelupa,dan bagi gue pelupa sama lolo itu jauh banget bedanya tapi bagi sebagian orang berkata bahwa lupa itu karena lolo,tunggu bentar sebelum melangkah yang lebih jauh lagi,kalau kalian belom tahu lolo itu apa mungkin lolo itu adalah bahasa antah berantah yang mempunyai pengertian bahwa ada indikasi Anda itu kurang nangkap suatu topik alias bodoh
Sesuai judul di atas saat gue sudah pulang beribadah gue alami masalah gue ini lupa atau Lolo,karena apa saat gue mau mengetik ini artikel menggunakan handphone gue,gue bingung karena HP gue ini tak bernyawa lagi,padahal saat gue terakhir pakai gue pakai itu masih fit banget ini Handphone.oleh karena itu gue punya inisiatif buat Hidupin moge gue alias vario gue tuk perbaiki ini HP saat gue duduk sebentar gue baru sadar handphone gue itu dalam posisi mati,entah aktivitas gue ini dikategorikan lupa atau Lolo yang jelas definisi itu berbeda loh,intinya lo dan gue pasti sudah pernah alami yang seperti ini,sekian dari gue selamat hari Minggu,Tuhan memberkati 🙂

4 Negara dengan Pertanian Modern

ANGGI NICO FLATIAN

Daftar yang saya buat ini merupakan berdasarkan apa yang saya ketahui saja, berdasarkan pada informasi dan data yang saya dapatkan dari berbagai sumber, terlebih saya belum pernah berkesempatan untuk melihat secara langsung sistem pengelolaan pertanian di negara tersebut. Mudah-mudahan menjadi doa, suatu hari nanti saya bisa mengunjungi tempa-tempat tersebut. Inilah daftar negara-negara yang menurut saya pertaniaannya patut di contoh :

1. Jepang

Sebagai negara dengan budaya teknologi yang tinggi, Jepang menerapkan juga teknologi untuk bidang pertaniannya. Pertanian di negara ini sangat diatur secara detail, dikerjakan secara serius, mengutamakan teknologi namun tetap ramah lingkungan. Dengan keunikan pengelolaannya itu, Badan Pertaniannya PBB (FAO) menjadikan daerah pertaniaan di Jepang masuk dalam daftar Warisan Penting Sistem Pertaniaan Global (GIAHS). Dengan porsi lahan pertanian hanya 25 % saja, masyarakat Jepang benar-benar memanfaatkan lahan mereka secara efisien, mereka menanam di pekarangan, ruang bawah tanah, pinggiran rel kereta, di atas gedung, pokoknya setiap lahan yang dapat dimanfaatkan…

View original post 379 more words

Begini Cara NASA Berkomunikasi dan Mengendalikan Robot Curiosity di Mars

Mungkin kita penasaran bagaimana cara NASA untuk berkomunikasi dan mengendalikan robot penjelajah Mars (Mars rover) seperti Spirit, Opportunity, dan Curiosity yang letaknya jutaan km jauhnya dari Bumi. 

Jutaan km merupakan jarak yang sangat-sangat jauh dan sangat tidak bisa dibayangkan. Tapi sekali lagi, bagaimana cara NASA untuk menggerakkan robot-robot penjelajah itu?? Mari sama-sama kita cari tahu.

Image

Sekali dalam sehari, gelombang radio dikirmkan oleh NASA dari ruang kontrol misi menuju ke robot penjelajah di Mars dan untuk sampai ke tujuan diperlukan waktu 13,8 menit agar gelombang radio itu bisa diterima robot penjelajah. 

Para insinyur NASA bertukar pesan dengan Curiosity setiap hari pada waktu yang telah ditentukan. Untuk sekali berotasi, Mars membutuhkan waktu lebih lama 37 menit dari Bumi. Sehingga untuk menyetakan waktu satu hari di Mars, mereka menyebutnya dengan “sol”.

Pada jam 10 pagi waktu Mars setelah Matahari melewati cakrawalanya dan robot penjelajah telah berada dalam keadaaan siap, NASA mengrimkan paket data berisi perintah kepada robot penjelajah. 

Dalam hal ini robot penjelajahnya adalah Curiosity. Karena pagi di Mars tidak selalu bersamaan dengan pagi di Bumi, maka NASA menempatkan antena parabola raksasa di beberapa benua di dunia. Diantaranya di Gurun Mojave (California), Eropa (Spanyol) dan di Australia. Mereka menyebut kesemua sistem itu dengan istilah DSN (Deep Space Network).

Image

Gelombang radio yang berisi paket perintah tadi dikirimkan dan berjalan selama 13,8 menit di luar angaksa sampai tiba dan diterima oleh Curiosity. Perintah yang diberikan tidak selalu harus bergerak atau berjalan, tapi perintah juga bisa berupa perintah menyekop, mengebor, mengambil sampel batuan, menganalisa sampel yang ada dan sebagainya. Cuiosity memiliki laboratorium mini yang memungkinkan untuk itu.

Sebelum nASA memerintahkan Curiosity untuk berjalan, terlebih dulu NASA membuat pencitraan berupa kondisi di sekitar rover dengan menggunakan kamera yang ada pada rover tersebut atau dengan mengambil citra dengan menggunakan wahana pengorbit seperti Mars Odyssey dan Mars Reconnaisance Orbiter. 

Citra itu kemudian dibuat model tiga dimensinya untuk menggambarkan kondisi di sekitar rover jangan sampai rover itu melintas di daerah yang berbahaya. Sebab NASA pernah mengalami hal buruk dengan rover Spirit dimana rover itu pada tahun 2009 terjebak dalam lubang pasir sehingga misinya harus berakhir.

Ketika dirasa jalur yang akan dilalui aman, NASA mengirim perintah berisi koordinat kepada Curiosity dan memerintahkannya untuk menuju koordinat itu. Curiosity sebenarnya sudah memiliki “kecerdasan buatan” dimana ia mampu menentukan jalur yang menurutnya aman untuk dilalui.

Terkadang insinyur NASA juga baru akan memberikan Curiosity perintah dalam beberapa hari kemudian. Nah selama menunggu perintah, insinyur NASA terus berkomunikasi dengan Curiosity sembari memerintahkannya untuk berhenti, tetap tenang, dan terus menunggu komunikasi sampai waktu yang telah ditentukan.

Curiosity memiliki pemancar transmiter dengan diameter sekitar 30 cm dan daya yang digunakan tidak lebih dari 25 watt. Untuk mengirimkan data yang didapat Curiosity ke Bumi, Curiosity akan terlebih dulu mengirimkannya pada wahana pengorbit Mars Odyssey dan Mars Reconnaisance Orbiter yang terus menerus mengorbit planet merah. 

Curiosity menunggu sampai wahana pengorbit melintas di atasnya sekitar pukul 3 sore dan 3 pagi waktu Mars. Data yang dikirmkan berupa foto, data ilmiah, dan sebagainya. Data yang bisa dikirim dalam sekali pengiriman bisa mencapai beberapa ratus megabit. Biasanya Curiosity mengumpulkan data itu selama satu minggu dan hanya sekali pengiriman dalam sehari semua data itu bisa di dapatkan.

Nah setelah tahu bagaimana cara kerjanya, maka bisa Anda bayangkan sendiri bagaimana NASA berkomunikasi dengan wahana yang lebih jauh seperti Voyager 1 dan 2 yang letaknya bermilyar-milyar km jauhnya dari Bumi. Luar Biasa . . .

Sumber :
astronomi.us

http://www.apakabardunia.com/2013/10/begini-cara-nasa-berkomunikasi-dan.html

Tertangkap Satelit, Bulan Jupiter “Menyemburkan” Air

Bulan Jupiter yang telah lama diduga berpotensi mendukung kehidupan, Europa, ketahuan “menyemburkan” air hingga ketinggian yang melebihi Everest. Teleskop antariksa Hubble milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menangkapnya.

Image

Dalam publikasi di jurnal Science, ilmuwan menyatakan bahwa citra Hubble menunjukkan adanya surplus hidrogen dan oksigen di belahan Bumi selatan Europa. Bila terkonfirmasi bahwa bahan kimia itu adalah air, maka ada harapan besar lautan di underground Europa bisa diakses.

“Keberadaan air telah memicu ilmuwan untuk berspekulasi bahwa Europa yang kita kenal hari ini menyimpan kehidupan,” kata James Green, pimpinan studi ilmu keplanetan NASA, seperti dikutip BBC.

“Uap yang disemburkan menarik perhatian bila memang ada di sana, uap itu membawa molekul dari lautan di Europa. Mungkin ada lebih banyak material organik yang ada di permukaan Europa,” imbuh Green.

Ilmuwan menemukan adanya uap air pada citra Europa yang diambil teleskop Hubble pada November dan Desember 2013, serta pada tahun 1999. Uap air yang dimaksud berupa unsur hidrogen dan oksigen.

“Itu konsisten dengan dua semburan uap air setinggi 200 km,” ungkap Lorenz Roth dari Southwest Research Institute di San Antonio, Texas. Setiap detik, sekitar 7 ton material disemburkan ke atmosfer Europa.

Image

Kurt Retherford yang juga dari Southwest Research Institute di San Antonio mengatakan bahwa jumlah semburan itu mengagumkan. “Itu bergerak dengan kecepatan 700 meter per detik. Semua gas itu keluar, hampir semuanya kembali lagi, tidak lepas ke antariksa,” katanya.

Semburan uap air itu tampaknya bersifat sementara, terjadi selama kurang lebih tujuh jam sekali waktu. Puncaknya terjadi ketika Europa mencapai jarak paling jauh dengan Jupiter, serta sebaliknya.

Karena fakta tersebut, ilmuwan menduga bahwa semburan uap air itu mungkin dipengaruhi oleh gravitasi Jupiter. Gravitasi mampu membuat es di permukaan Europa retak, memicu semburan uap air.

Image

Hasil penelitian tentang Europa ini dipresentasikan di pertemuan American Geophysical Union yang berlangsung di San Fransisco, Kamis. Meski ada fakta baru terkuak, ternyata masih banyak pertanyaan yang tersisa.

“Berapa tebal es di Europa? Apakah ada danau atau kolam di lapisan es itu? Apakah retakan es cukup dalam? Apakah cukup dalam hingga menyentuh lapisan air cair di bawahnya?” demikian dinyatakan Retherford.

NASA sebenarnya merencanakan misi penjelajahan ke Europa lewat Europa Clipper. Namun, karena keterbatasan dana, misi itu sulit diwujudkan dalam waktu singkat. Dunia mungkin harus bergantung pada misi penjelajahan Europa, misi Juice.

Juice akan diluncurkan pada tahun 2022. Satelit itu akan mendekati Europa. Bila beruntung, misi bisa mengambil sampel uap dan menelitinya. Pengambilan sampel belum pasti bisa dilakukan sebab Juice akan mendekat di wilayah ekuator Europa, sementara semburan ada di belahan selatan. 

Sumber :
kompas

http://www.apakabardunia.com/2013/12/tertangkap-satelit-bulan-jupiter.html

Bahaya, Medan Magnet Bisa Mengubah Moral

Tingkat kejahatan, asusila, hingga korupsi terkait dengan kadar kesadaran moral individu. Saat nurani mulai terkikis, maka seseorang cenderung mudah melakukan tindakan di luar batas kemanusiaan.

Cukup mengejutkan, penilaian moral dalam diri seseorang terkait dengan bagian tertentu dalam otak. Dan, medan magnet bisa mengubahnya. Hal ini berarti, tindakan sesuai moral bisa saja berbalik 180 derajat sehingga justru melakukan hal-hal yang amoral. Bahayanya, bila cuci otak menggunakan metode ini, Anda tahu hasilnya, kan?

Sekumpulan ilmuwan telah membuktikannya lewat serangkain tes. Hasilnya,  mereka bisa mengubah penilaian moral kita hanya dengan mengganggu bagian tertentu otak kita dengan medan magnet.

Patut diketahui, bagian kanan temporo-parietal junction (TPJ) otak menunjukkan aktifitas tinggi ketika kita melakukan penilaian moral seperti mengevaluasi maksud orang lain. Hal ini mengindikasikan bahwa bagian itu penting untuk membuat keputusan moral.

Nah, tim dari MIT menunjukkan bahwa medan elektromaknetis yang ditempelkan di kulit kepala melemahkan kemampuan kita untuk mengevaluasi maksud orang lain, menyisahkan kita sedikit saja kemampuan untuk melakukan penilaian moral.

Penelitian itu mengandalkan non-invasive transcranial magnetic stimulation (TMS) untuk mengganggu bagian kanan TPJ, menghalangi sesaat tembakan normal neuron (sel saraf) di wilayah itu. 

Uji coba
Pada satu eksperimen, para peserta diberikan TMS selama hampir setengah jam lalu diminta untuk menjawab soal-soal di mana mereka harus menilai aksi orang-orang berdasarkan maksud mereka. Pada tes kedua, para subyek dipukul dengan ledakan  500-milidetik TMS tepat saat mereka mulai mengevaluasi masalah moral.

Pada kedua kasus, para subyek kontrol mampu mengevaluasi bahaya dan moralitas dari maksud orang-orang, sedangkan mereka yang diberikan TMS membuat penilaian berdasarkan hasil semata.

Sebagai contoh, satu pertanyaan umum dilontarkan apakah secara moral diperbolehkan bagi seorang pria untuk mengijinkan pacarnya menyebrangi jembatan yang dia tahu tidak aman walaupun pada akhirnya pacar dia berhasil menyebrangi jembatan itu dengan selamat. Para subyek kontrol mengetahui maksud untuk membahayakan secara moral tidak diperbolehkan, tapi mereka yang diberikan TMS sebagian besar mendasarkan penilaian mereka semata-mata hanya pada hasilnya; tak berbahaya, tak ada pelanggaran. 

Penelitian itu tidak hanya menunjukkan bahwa moral kita tidak sepenuhnya tak bisa terganggu, tapi juga memberikan penerangan tentang cara otak mengatur dan membuat pembagian keputusan moral. Hal itu juga memperkuat sesuatu yang kita semua tahu secara intuisif benar: mencari perbedaan antara benar dan salah adalah sesuatu yang tidak gampang.